Senin, 09 Juni 2014
CMS (Content Management System)
CMS (Content Management System) adalah suatu sistem yang
digunakan untuk mengelola dan memfasilitasi proses pembuatan, pembaharuan, dan
publikasi content secara bersama (collaborative content management). Content
mengacu pada informasi dalam bentuk teks, grafik, gambar maupun dalam format-format
lain yang perlu dikelola dengan tujuan memudahkan proses pembuatan,
pembaharuan, distribusi, pencarian, analisis, dan meningkatkan fleksibilitas
untuk ditransformasikan ke dalam bentuk lain. Terminologi CMS sendiri cukup
luas, di antaranya mencakup software aplikasi, database, arsip, workflow, dan
alat bantu lainnya yang dapat dikelola sebagai bagian dari mekanisme jaringan
informasi suatu perusahaan maupun global.
Fasilitas Dasar CMS
Dengan CMS kita dapat membuat website seperti ini:
- Content Authoring, Editing and Management
- Workflow, Collaboration, and Security
- Publishing
- Standards Support
- Technical specifications
Dengan CMS kita dapat membuat website seperti ini:
- Website
perusahaan, bisnis, organisasi atau komunitas.
- Portal
- Galeri foto
- Aplikasi
E-Commerce / Toko Online
- Mengelola
website pribadi / blog.
- Dan lain-lain
Keuntungan Menggunakan CMS
Manajemen data
Ini merupakan fungsi utama dari CMS.
Semua data/informasi baik yang telah ditampilkan ataupun belum dapat
diorganisasi dan disimpan secara baik. Suatu waktu data/informasi tadi dapat
dipergunakan kembali sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, CMS juga mendukung
berbagai macam format data, seperti XML, HMTL, PDF, dll., indexing, fungsi
pencarian, dan kontrol terhadap revisi yang dilakukan terhadap data/informasi.
Untuk menggunakan CMS biasanya pengetahuan tentang bahasa pemrograman tidaklah
terlalu dibutuhkan, karena semua proses berjalan dengan otomatis (WYSIWYG).
Begitupula dengan proses ‘update’, dapat dilakukan dengan cepat sehingga
menjamin kemutakhiran informasi yang ditampilkan.
Mengatur siklus hidup website
Banyak CMS memberikan fasilitas kepada
para penggunanya untuk mengelola bagian atau isi mana saja yang akan
ditampilkan, masa/waktu penampilan dan lokasi penampilan di website. Tak jarang
sebelum ditampilkan, bagian atau isi yang dimaksud terlebih dahulu di-review
oleh editor sehingga dijamin kevaliditasannya.
Mendukung web templating dan
standarisasi
Setiap halaman website yang dihasilkan
berasal dari template yang telah terlebih dahulu disediakan oleh CMS. Selain
dapat menjaga konsistensi dari tampilan secara keseluruhan, para penulis dan
editor dapat berkonsentrasi secara penuh dalam melaksanakan tugasnya
menyediakan isi website. Bila isi telah tersedia, maka proses publikasi dapat
berjalan dengan mudah karena sudah ada template sebelumnya. Beberapa bagian
dari website biasanya telah ditetapkan sedemikian rupa sehingga tidak dapat
diubah begitu saja. Hal ini dilakukan untuk memberikan standarisasi kepada
seluruh bagian dari website.
Personalisasi website
Sekali sebuah isi ditempatkan ke dalam
CMS, isi tersebut dapat ditampilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dari
penggunanya. Terlebih lagi dengan kelebihan CMS yang dapat memisahkan antara
desain dan isi, menyebabkan proses personalisasi dapat berjalan dengan mudah.
Sindikasi
Sindikasi memberikan kemungkinan kepada
sebuah website untuk membagi isinya kepada website-website yang lain. Format
data yang didukung juga cukup variatif mulai dari rss, rdf, xml hingga ‘backend
scripting’. Sama halnya dengan personalisasi, sindikasi juga dapat dilakukan dengan
mudah karena isi dan desain telah dibuat terpisah.
Akuntabilitas
Oleh karena CMS mendukung alur kerja
dan hak akses yang jelas kepada para penggunanya, data/informasi yang
disampaikan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Setiap penulis ataupun editor
memiliki tugas masing-masing dengan hak akses yang berbeda-beda pula. Dengan
demikian setiap perubahan yang terjadi di website dapat ditelusuri dan
diperbaiki seperlunya dengan segera.
CMS pada prinsipnya dapat dipergunakan
untuk berbagai macam keperluan dan dalam berbagai kondisi, seperti untuk:
- · Mengelola website pribadi.
- · Mengelola website perusahaan/bisnis.
- · Portal atau website komunitas.
- · Galeri foto, dan lain sebagainya.
- · Forum.
- · Aplikasi E-Commerce.
- · Dan lain-lain.
Kekurangan
CMS
- Mengharuskan menggunakan source kode yang kadang membingungkan.
- Ada beberapa fitur-fitur yang kurang terpakai, sehingga membuat jadi kurang efisien.
- Security lebih rawan terutama yg opensource, karna banyak orang yang tahu tentang code dan kelemahannya.
- Template telah tersedia, sehingga kurang bias berekspresi.
Sumber:
Label:
Teknologi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar